Habis Terjang Hujan? Lakukan Beberapa Hal Ini Ke Motormu!

Habis Terjang Hujan? Lakukan Beberapa Hal Ini Ke Motormu!

Habis Terjang Hujan? Lakukan Beberapa Hal Ini Ke Motormu Untuk Nantinya Tidak Mengancam Keamanan Dan Keselematan Mesinnya. Musim hujan seringkali membuat pengendara motor tidak punya banyak pilihan selain Habis Terjang Hujan di jalan. Meski terlihat sepele, airnya bisa berdampak buruk pada kondisi motor. Jika tidak segera di tangani dengan benar. Mulai dari karat, gangguan kelistrikan, hingga performa mesin yang menurun bisa terjadi. Dan jika motor di biarkan begitu saja setelah kehujanan. Banyak pengendara hanya fokus mengeringkan badan. Akan tetapi lupa bahwa motor juga butuh perhatian ekstra. Padahal, melakukan beberapa langkah sederhana Habis Terjang Hujan dapat memperpanjang usia kendaraan dan mencegah kerusakan yang tidak perlu.

Bilas Dan Keringkan Motor Untuk Cegah Karat

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah membilas motor dengan air bersih. Karena air ini seringkali membawa kotoran, debu, bahkan zat asam. Terlebih yang dapat mempercepat proses karat, terutama pada bagian logam. Setelah di bilas, segera keringkan motor menggunakan lap bersih dan kering. Kemudian fokuskan pada bagian rawan karat seperti knalpot, rantai, baut, dan kolong mesin. Jangan biarkan air mengering sendiri karena bisa meninggalkan noda dan mempercepat korosi. Langkah sederhana ini sering di abaikan, padahal sangat efektif untuk menjaga tampilan dan struktur motor tetap prima. Terutama jika motor sering di gunakan di musim hujan.

Periksa Rantai Dan Rem Setelah Terkena Air

Langkah kedua adalah mengecek kondisi rantai dan sistem pengereman. Air ini juga dapat menghilangkan pelumas pada rantai. Maka hal ini yang membuatnya kering dan berisik. Jika di biarkan, rantai bisa cepat aus dan mengganggu kenyamanan berkendara. Setelah motor kering, semprotkan pelumas khusus rantai agar kembali licin dan terlindungi dari karat. Pastikan juga kondisi rem, baik rem cakram maupun tromol. Dan air yang bercampur kotoran bisa mengurangi daya cengkeram rem dalam jangka panjang. Pemeriksaan rutin ini penting demi keselamatan. Karena rem dan rantai adalah komponen vital yang langsung memengaruhi kontrol motor di jalan.

Pastikan Bagian Kelistrikan Tetap Aman Dan Kering

Langkah ketiga yang tidak kalah penting adalah mengecek sistem kelistrikan. Meski motor modern sudah di rancang tahan air. Apalagi paparannya yang terus-menerus tetap berisiko menimbulkan gangguan. Perhatikan apakah lampu, klakson, dan panel indikator berfungsi normal. Jika motor terasa sulit di nyalakan atau lampu terlihat redup. Maka sebaiknya segera periksa aki dan konektor kelistrikan. Mengelap area sekitar kunci kontak, panel meter, dan soket kabel juga sangat di anjurkan. Langkah ini membantu mencegah korsleting. Dan menjaga performa listrik motor tetap stabil.

Panaskan Mesin Dan Simpan Motor Di Tempat Kering

Langkah terakhir adalah memanaskan mesin motor selama beberapa menit. Tujuannya untuk menguapkan sisa air di bagian mesin dan knalpot. Mesin yang di biarkan lembap dalam waktu lama berpotensi menimbulkan karat di bagian dalam. Setelah itu, simpan motor di tempat yang kering dan memiliki sirkulasi udara baik. Hindari menutup motor dalam kondisi masih basah. Karena justru akan menjebak kelembapan di dalam. Jika memungkinkan, gunakan standar tengah agar posisi motor lebih stabil dan air tidak mengendap di satu sisi.

Kebiasaan kecil ini sangat membantu menjaga kondisi motor tetap prima meski sering kehujanan. Motor yang sering menerjang hujan membutuhkan perawatan ekstra agar tidak cepat rusak. Jadi dengan membilas dan mengeringkan motor, mengecek rantai dan rem. Maka akan memastikan kelistrikan aman, serta memanaskan mesin adalah langkah-langkah sederhana namun krusial. Dengan perawatan yang tepat Habis Terjang Hujan, motor tidak hanya lebih awet. Akan tetapi juga tetap aman dan nyaman di gunakan. Jangan tunggu sampai muncul masalah. Jadi rawat motormu sejak dini, terutama di musim hujan.